Ataksia Cerebellar Progresif – Pengobatan Herbal Ayurvedic

Cerebellar ataksia progresif adalah proses degeneratif dari sistem saraf pusat yang mengakibatkan hilangnya progresif koordinasi kiprah, gerakan tungkai, bicara, penglihatan, menelan dan kognisi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penyebab genetik atau mungkin tidak diketahui penyebabnya. Multiple sclerosis dan penyakit serebelum alkohol juga diyakini bertanggung jawab untuk kondisi ini.

Pengobatan Ayurvedic dari ataksia cerebellar progresif ditujukan untuk mengobati penyebab yang diketahui dari kondisi ini, mengobati gejala dan mencegah atau menunda proses degenerasi di otak. Obat-obatan seperti Bruhat-Vat-Chintamani, Ekang-Veer-Ras, Tapyadi-Loh, Kaishor-Guggulu, Vat-Gajankush-Ras dan Maha-Vat-Vidhvans-Ras digunakan untuk mengobati atau mencegah gejala seperti ketidakstabilan gait, tremor dan hilangnya koordinasi gerakan. Obat-obatan herbal seperti Ashwagandha (Withania somnifera), Shatavari (Asparagus racemosus), Bala (Sida cordifolia), Naagbala (Grewia hirsuta), Yashtimadhuk (Glycyrrhiza glabra), Haridra (Curcuma longa) dan Mandukparni (Centella asiatica) diketahui dapat memperbaiki darah pasokan ke sel-sel otak dan membantu regenerasi sel-sel saraf.

Obat-obatan seperti Brahmi (Bacopa monnieri), Shankhpushpi (Convolvulus pluricaulis) dan Vacha (Acorus calamus) digunakan untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan. Obat-obatan seperti Jatamansi (Nardostachys jatamansi), Jayphal (Myristica fragrans), telur Khurasani (Hyoscyamus niger) dan Tagar (Valeriana wallichii) digunakan untuk mengobati depresi dan kecemasan. Obat-obatan seperti Agnitundi-Vati, Vishtinduk-Vati, Bhallatakasav, Trayodashang-Guggulu, Maha-Rasnadi-Guggulu, Rasna (Pluchea lanceolata), Nirgundi (Vitex negundo), Kuchla (Strychnos nuxvomica) dan Bhallatak (Semicarpus anacardium) digunakan untuk memperbaiki neuro koordinasi -muskular, tonus otot dan kontrol sfingter.

Seluruh tubuh individu yang terkena dipijat menggunakan minyak obat seperti minyak Mahanarayan, minyak Mahamash, minyak Chandan-Bala-Laxadi dan minyak Saindhav. Ini diikuti dengan steam fomentation menggunakan decoctions of Nirgundi atau Dashmool (Sepuluh akar). Prosedur ini membantu dalam meningkatkan koordinasi otot, mengurangi tremor, dan juga menstimulasi sistem saraf pusat dan membantu meregenerasi sel-sel saraf. Prosedur pijat yang dimodifikasi seperti 'Pizichil' dan 'Pinda-Sweda' dapat digunakan pada pasien tertentu sehingga memberikan hasil terapi yang maksimal. Prosedur khusus Panchkarma seperti 'Shirobasti' dan 'Shirodhara' juga membantu memperkuat otak, membantu meregenerasi sel-sel saraf dan juga mengobati depresi, kecemasan dan iritabilitas. Menurut patofisiologi Ayurvedic, dosha "Vata" diyakini sangat terganggu pada kondisi ini. Prosedur perawatan khusus yang disebut "Basti" (enema obat) diyakini paling baik untuk mengendalikan Vata dosha, dan karenanya, beberapa program dari berbagai jenis Basti juga bermanfaat dalam kondisi ini; Namun, ini perlu diberikan di bawah pengawasan seorang dokter Ayurvedic yang berpengalaman.

Pengobatan ataksia cerebellar progresif dapat berlangsung lama dan sering berlangsung beberapa tahun. Namun, pengobatan herbal Ayurvedic pasti dapat mengurangi morbiditas dan mortalitas bagi individu yang terkena dengan kondisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *